GILA PARAH ABIS!!! Perayaan Tahun Baru Selesai, K0*d0m dan C3l4n4 D4l4m Berserakan di 2 Kota Ini.

BACA JUGA YA: Mengejutkan!!! Ternyata Kanker Bukanlah Penyakit Tapi Bisnis, Ini Penjelasannya.

Perayaan Tahun Baru Selesai, K0*d0m Berserakan Di Kawasan Puncak pasca malam pergantian tahun baru 2017 kemarin, bukan hanya tumpukan sampah yang mereka tinggalkan, namun juga k0*d0m & c3l4n4 d4l4m bekas byk yg berceceran di sekitar areal perkebunan teh di Puncak.

Tak aneh, jika kawasan wisata ini terkenal sebagai tempat utk ber “hoho-hihi”. Lemahnya pengawasan dari pemerintah pusat menjadi penyebab kawasan puncak sering disalah gunakan oleh pasangan yg tdk sah utk berbuat maksiat.

Warga sekitar berharap agar Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil kebijakan tegas, karena jika dibiarkan seperti ini terus menerus dikhawatirkan kawasan ini bakal dikenal sebagai tempat “haram”.

BACA JUGA YA: TOLONG SEBARKAN SUPAYA ORANGTUA MEREKA TAHU, INI DIA TINGKAH LAKU MEREKA... [Dan Mudah-Mudahan Pelajaran Buat Yang Lain]

“Bukan rahasia umum, jika kawasan Puncak sering dijadikan tempat maksiat. Apalagi pada malam tahun baru. Sudah terbiasa kami melihat sejumlah pasangan yang sedang bermadu kasih saling b3rp3luk4n dan b3rc1um4n bebas disini,” ungkap Dedi, Seorang pemuda warga Cisarua.

Dedi mengaku tak heran jika banyak ditemukan k0*d0m atau c3l4n4 d4l4m berserakan di kawasan puncak.

“Kami dan semua tokoh masyarakat Bogor akan urun rembug guna mengatasi masalah ini, kita nggak mau daerah ini kelak dikenal sebagai tempat haram,” ucapnya.

Ditemukannya ratusan k0*d0m dan c3l4n4 d4l4m ini diakui oleh sejumlah pemulung di kawasan Puncak. Kebanyakan mereka menemukannya di sekitar areal perkebunan.

“Mungkin ada ratusan k0*d0m. Mereka berbuat m3sum di alam bebas, lalu k0*d0m dan c3l4n4 d4l4m dibuang aja seenaknya,” kata Tatang, seorang pemulung yang sudah tahunan mengais rejeki di kawasan Puncak.

Sementara itu di Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan bahwa k0*d0m menjadi sasaran empuk bak barang berharga yang harus dibeli menjelang tahun baru. Tidak usah disebutkan secara detail, jika beberapa tempat penjualan alat k0ntr4sepsi di wilayah Kota Ngawi penjualan k0*d0m meningkat dari hari biasanya. Tragisnya, rata-rata pembeli bukannya pasangan suami istri melainkan anak baru gede (ABG) yang masih bau kencur.

“Benar sejak kemarin sore mereka yang beli rata-rata masih muda. Biasanya pas beli k0*d0m mereka agak malu-malu lah dan minta cepat dilayani dan langsung cabut. Soal penjualanya tergolong meningkat sedikit dari hari biasanya,” terang Agnes seorang pelayan toko yang namanya minta disamarkan demikian nama tokonya, Minggu (01/01).

Jelasnya, k0*d0m yang dibeli para pelanggan barunya tersebut merknya sembarang tidak harus tertentu dan terkesan asal dapat barang sudah lumayan.

Apapun bentuk k0*d0m dan jenisnya memang sangat disayangkan jika disalahgunakan bagi pasangan diluar nikah tentu menjadikan suatu petaka moral hanya beralasan sepele demi malam tahun baru.

Padahal petugas gabungan baik dari Polres Ngawi, Satpol PP dan Denpom Sub/1-2 Ngawi beberapa malam sebelumnya melakukan razia ke tempat penginapan baik hotel maupun losmen.

Seperti dikatakan Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Wahono, pihaknya bersama satuan lain akan terus melakukan razia dengan sasaran tempat penginapan dan café karaoke di wilayahnya. Selain untuk mencari pasangan selingkuh juga mengarah pada peredaran minuman keras dan narkoba.

“Kami tetap intens melakukan razia dgn beberapa target mulai miras, narkoba maupun tempat yg ditengarai dijadikan ajang pr0stitusi. Terlebih awal tahun ini bersama Pemkab Ngawi akan memantau penutupan tempat pr0stitusi yg ada di wilayah,” jelas Kompol Wahono.

http://islamidia.com/perayaan-tahun-baru-selesai-celana-dalam-berserakan-di-2-kota-ini/

Subscribe to receive free email updates:

close
==== == [Klik disini 1X] [Close] == ====