[Tolong Sebarkan Informasi Ini], Buronan Ini Adalah Ayah Yang [P.3.r.k.0.s.4] Anak Balitanya Hingga [A.n.u]nya Hancur.


Berita memilukan kini datang dari Kalimantan Tengah. RN yg berusia ( 5 ) tahun mengaku di[p.3.r.k.0.s.4] ayah kandungnya tiap hari hingga alat [v.i.t.a.l]nya rusak. Pengakuan bocah yg seharusnya merasakan keindahan masa kecil itu mengejutkan sang ibu.

Peristiwa ini terjadi di Lamandau, Kalimantan Tengah sekitar 2 tahun lalu, sudah dilaporkan ke polisi pada Maret 2015. Lambatnya pihak kepolisian membuat sang predator masih berkeliaran hingga kini.

MA tak bisa menyembunyikan kekagetannya mendengar pengakuan sang anak RN. Dengan polosnya, RN mengaku sering disetubuhi sang ayah kandung Zaburohman. Fakta memilukan itu terungkap ketika RN berulang kali menanyakan keberadaan sang ayah.

”Karena capek ditanya terus, akhirnya sy jawab saja ayahnya sdh mati. Barulah dia berani berterus terang kalau [4.n.u]nya dia telah dimasuki oleh [itu]nya bapaknya,” ucapnya lirih pada Radar Sampit, Selasa (17/5) kemarin.

Pengakuan RN membuat MA bak tersambar petir. Dia lantas memeriksakan ke[m.a.l.u.a.n] anaknya ke Puskesmas. Agen casino online Benar saja, alat [v.i.t.a.l] bocah lugu itu sudah hancur.Bahkan, yg membuat semua orang ingin menangis adalah ketegaran si bocah.

Berbulan-bulan si balita itu harus menanggung sendiri beban dan tdk pernah sedikit pun menangis dan mengadu kepada ibunya.Si bocah malang itu diancam akan dipukul bila melaporkan kelakuan bejat ayahnya.

Nah, setelah mengira ayahnya telah meninggal, barulah ia berani bercerita.
Sang ibu mengaku tak tahu menahu derita yg ditanggung anaknya sampai sang anak bercerita. Saat suaminya masih bersamanya, ia menitipkan buah hatinya itu tanpa curiga sedikit pun.

”Namanya juga orangtuanya sendiri, mana ada yang tega ngerjain anaknya. Jadi saya percaya saja setiap kali bapaknya jaga dia,” kata sang ibunda berinisial MA.

Beberapa bulan setelah kejadian, korban masih sering mengalami kesakitan dan keputihan. Radar Sampit juga sempat mendampinginya memeriksakan diri ke sp3si4lis 0rgan g3nit4l, serta melaporkannya kepada Bunda PAUD untuk diberikan pendampingan psikologis.

sumber;http://www.ahok88.com/

Subscribe to receive free email updates:

close