Apa Sih Penyebab Ngiler Saat Tidur...? Ini Tips Mengatasinya

Ngiler Saat Tidur, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ngiler atau ngeces adalah mengeluarkan air liur atau iler dalam keadaan tidak sadar pada saat tidur. Kata 'ngiler' juga sering digunakan di masyarakat ketika melihat sesuatu yang menggoda, misal makanan yang lezat, dan sangat menginginkannya. Penggunaan kata 'ngiler' dalam hal ini mempunyai arti yang sebaliknya, yaitu 'menelan ludah'.

Ngiler pada saat tidur adalah kejadian yang wajar, terutama pada bayi dan anak-anak. Ngiler bagi orang dewasa bisa merupakan akibat dari kebiasaan tidur yang tidak baik, bisa pula akibat kelainan kelenjar ludah, atau merupakan bawaan dari suatu penyakit.

ngiler, iler, tidur tengkurap, ngeces
Ngiler bagi bayi dan anak-anak lebih sering terjadi dan volumenya juga lebih besar. Tidak heran, bantal bayi dan anak-anak terdapat bercak iler. Bercak tersebut kadang-kadang menyerupai sebuah pulau atau gugusan pulau-pulau.


ilustrasi


Penyebab Ngiler Saat Tidur 


Meskipun ngiler saat tidur adalah kejadian yang wajar, namun bagi orang dewasa kejadian ini cukup memalukan. Rasa malu tersebut tidak hanya saat ketahuan ngiler. Rasa malu tersebut akan terasakan selama gambar gugusan pulau pada bantal belum hilang. Bukti otentiknya harus dihilangkan dulu. Untuk itu, kenali penyebab ngiler saat tidur.

Keadaan Mulut yang Kering


Mulut yang kering akan memicu produksi air liur. Produksi air liur yang berlebih ini jika sudah mencapai batas tertentu akan keluar dengan sendirinya pada saat kita sedangkan tidur. Proses inilah yang disebut  ngiler. Sedangkan ketika kita tidak sedang tidur tetapi mulut kering, misal saat puasa, kelebihan air liur tersebut akan dikeluarkan seseorang dengan cara meludah atau menelan ludah. Makanya kita sering melihat orang meludah atau menelan ludah ketika sedang berpuasa.

Simak juga Tips Mengatasi Bau Mulut.


Tidur dengan Mulut Terbuka


Tidur dengan terbuka dapat menyebabkan ngiler
Tidur dengan mulut terbuka menyebabkan kelembaban rongga mulut berkurang sehingga mulut cepat kering. Tidur seperti ini lebih berpotensi ngiler. Di samping produksi air liurnya berlebih, saluran pembuangan kelebihan air liur juga terbuka.

Tidur Tengkurap


Tidak mungkin seseorang yang tidur tengkurap posisi kepalanya tidak miring. Posisi kepala yang miring saat tidur tengkurap menyebabkan rahang terdorong sehingga mulut terbuka. Hal ini berbeda dengan orang yang tidur miring (badan dan kepala miring). Orang yang tidur miring tidak menyebabkan mulut terbuka, kecuali dari sononya memang sudah terbiasa terbuka.

Efek Samping Zat Kimia Tertentu


Zat kimia tertentu yang digunakan dalam penyembuhan medis mungkin mempunyai efek samping seperti menyebabkan mulut kering atau memicu produksi air liur. Kalau memang zat kimia tersebut diminum demi kesembuhan suatu penyakit, diminum saja. Toh efeknya cuma ngiler.

Masalah pada Gigi dan Gusi


Sakit gigi dan gusi menyebabkan kita sering menarik angin ke dalam mulut, ngeses. Kondisi ini membuat mulut cepat kering dan memicu kelenjar ludah untuk memproduksi air liur. Pada saat tidur, produksi air liur ini tidak terkontrol dan akan dikeluarkan lewat mulut.

Anatomi Mulut yang Tidak Normal


Lidah yang terlalu besar dan gigi yang terlalu rapat juga menyebabkan seseorang sering ngiler. Lidah yang terlalu besar menyebabkan air liur cepat terserap sehingga mulut cepat kering. Pada saat tidur, produksi air liur lebih besar daripada daya serap lidah sehingga terjadi kelebihan air liur. Sedangkan gigi yang rapat menyebabkan air liur banyak yang tertampung di dalam mulut saat tidur. Jika sudah mencapai batas tertentu air liur ini akan keluar dengan sendirinya dalam bentuk iler.

Cara Mengatasi Ngiler Saat Tidur


Ngiler bagi orang dewasa menjadi tidak wajar jika selalu terjadi setiap tidur. Di samping harus menahan rasa malu, kondisi kamar tidur menjadi tidak sedap karena banyak pemandangan alam pada bantal.

Minum Segelas Air Putih Sebelum Tidur


Minum segelas air putih sebelum tidur dapat mengatasi kebiasaan ngiler
Minum segelas air putih sebelum tidur akan menjaga kelembaban mulut sehingga tidak sampai mengalami kekeringan. Produksi air liur akan tetap berjalan normal karena rongga mulut kita sudah lembab. Lagi pula minum segelas air putih juga menyebabkan konsentrasi air liur lebih encer sehingga lebih mudah diserap jika terjadi kelebihan air liur.

Menjaga Mulut Agar Tidak Terbuka Saat Tidur


Ini sebenarnya agak sulit. Mulut yang terbuka kadang-kadang merupakan bawaan sejak lahir atau faktor keturunan. Tapi cobalah dengan belajar bernapas lewat hidung saat tidur. Tutup rapat-rapat mulut Anda agar tidak ada sirkulasi udara melalui mulut.

Jangan Tidur Tengkurap


Tidur tengkurap selain membuat hati menjadi keras juga tidak baik bagi kesehatan. Efek kecil dari tidur tengkurap di antaranya menyebabkan ngiler. Hal ini karena orang tidur tengkurap mulutnya selalu terbuka atau sedikit terbuka. Akibatnya mulut cepat kering dan produksi air liur menjadi meningkat.

Jika dengan dua cara di atas masalah ngiler belum teratasi, mungkin ada masalah dengan gigi dan gusi. Mungkin juga karena kelainan pada kelenjar limfa, kelenjar air liur, atau amandel. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan secara medis.



Demikian informasi tentang penyebab dan cara mengatasi ngiler saat tidur. Semoga bermanfaat. 


Sumber: sehatragakita.blogspot.co.id
loading...
close
=== [ Klik disini 1X ] [ Close ] ===